Pengobatan Sipilis Rekomendasi Dokter

Penisilin cukup berhasil dan bisa digunakan untuk mengobati sipilis primer dan sekunder. Penisilin biasanya diberikan melalui suntikan. Tersedia jenis antibiotik lain yang juga bisa membunuh bakteri penyebab sipilis jika Anda alergi terhadap penisilin.

Satu suntikan penisilin bisa menghentikan perkembangan penyakit jika Anda terinfeksi kurang dari satu tahun. Untuk infeksi yang berlangsung lebih dari satu tahun, Anda mungkin perlu penambahan dosis. Pengobatan biasanya diberikan selama kurang lebih 14 hari, tapi bisa berjalan lebih lama pada beberapa kasus.

 Penisilis

Pada kasus sipilis tersier, pengobatan memakan waktu lebih lama dan antibiotik diberikan melalui infus. Pengobatan ini bertujuan untuk menghentikan infeksi, namun tidak bisa memperbaiki kerusakan yang disebabkan oleh sipilis tersier.

Pada kasus wanita hamil yang menderita sipilis, penanganan yang dilakukan juga serupa, yaitu dengan menggunakan antibiotik. Obat ini tidak memengaruhi kondisi bayi yang dikandung.

Pada masa awal pengobatan antibiotik dimulai, beberapa penderita sipilis bisa merasakan reaksi Jarisch-Herxheimer. Reaksi ini muncul akibat tersebarnya racun dari sel-sel bakteri yang dibunuh oleh obat antibiotik. Gejala yang muncul berupa demam, sakit kepala, dan nyeri pada otot atau persendian. Ini bukan kondisi yang serius dan biasanya hanya berlangsung selama satu hari. Parasetamol bisa digunakan untuk mengatasi rasa sakit. Namun jika gejala memburuk, segera hubungi dokter.

Bagi wanita, beberapa obat-obatan antibiotik untuk sipilis bisa mengganggu metode kontrasepsi yang mengandung hormon estrogen dan progesteron. Alat kontrasepsi seperti kondom bisa digunakan saat sedang menjalani pengobatan antibiotik.

Setelah menyelesaikan pengobatan antibiotik, Anda akan diminta untuk menjalani tes darah guna memastikan bahwa infeksi telah sembuh total. Anda harus tetap waspada karena masih bisa terinfeksi sipilis kembali meski sudah pernah terobati dan sembuh. (Baca juga info : Ciri Ciri Sipilis Akan Sembuh)

Berbagi Kisah Pada Pasangan

Jika Anda terbukti menderita sipilis, segera beri tahu pasangan atau mantan pasangan Anda agar dia bisa melakukan pemeriksaan dan menerima pengobatan. Jika Anda merasa malu untuk membicarakan penyakit ini dengan pasangan atau mantan pasangan Anda, mintalah saran pada dokter atau klinik kesehatan spesialis penyakit kelamin. Lebih baik bagi Anda untuk memberi tahu pasangan tentang sipilis. Jika penyakit ini tidak ditangani, pada akhirnya bisa berujung kepada kematian.

Komplikasi Akibat sipilis

sipilis bisa menimbulkan sejumlah komplikasi jika dibiarkan tanpa penanganan. sipilis juga bisa meningkatkan risiko kemunculan sejumlah penyakit yang meliputi:

  • Gangguan saraf, seperti stroke, meningitis, kehilangan pendengaran, gangguan pengelihatan, impotensi, dan gangguan kandung kemih.
  • Gangguan jantung, seperti pembengkakan aorta, aneurisma, gangguan pembuluh darah, dan kerusakan katup jantung.
  • Infeksi Orang-orang yang menderita sipilis dan sering berganti-ganti pasangan memiliki risiko terinfeksi HIV dua kali lipat dari orang biasa.
  • Gangguan kehamilan dan janin. Ibu hamil yang menderita sipilis bisa menularkan penyakit ini kepada bayi yang ada di dalam kandungan.
  • Benjolan kecil atau guma. Kondisi ini bisa muncul pada kulit, tulang, dan hati atau organ lainnya.